Sejarah Asal Usul Lemper Di Nusantara

Apakah anda tahu tentang lemper? makanan khas Nusantara yang sudah ada sejak zaman Indonesia belum merdeka ini sangat populer di Indonesia.

Hampir seluruh masyarakat Indonesia pasti pernah dengar nama lemper dan bahkan sudah pernah memakannya. Namun dibalik namanya yang populer, ternyata tidak banyak yang tahu tentang asal usul lemper dan sejarahnya.

Sejarah Lemper

Tidak banyak catatan yang menunjukkan darimana lemper berasal. Dari itulah sejarah asal usul lemper masih menjadi misteri dan banyak dipertanyakan. 

Lemper menjadi salah satu makanan khas Nusantara yang namanya begitu populer dan rasanya sudah melekat di lidah masyarakat Indonesia. 

lemper dan arem-arem

Asal Usul Lemper

Saat ini belum didapati catatan sejarah yang pasti tentang asal usul lemper. Namun kuat diyakini makanan ini berasal dari daerah Jawa, khususnya Jawa Tengah, DI Yogyakarta dan juga Jawa Timur. Diperkirakan lemper sudah ada sejak nusantara ini masih berbentuk kerajaan-kerajaan dan mulai populer saat pemerintahan Hindia Belanda. 

Bentuk Lemper

Lemper adalah makanan ringan yang terbuat dari ketan, biasanya berisi abon atau cincangan daging ayam dan dibungkus dengan daun pisang. Bentuknya bulat lonjong dan umumnya memiliki panjang 5 cm dan lebar 2-3 cm. Lemper terkenal di Indonesia dan disantap sebagai pengganjal lapar sebelum memakan makanan utama. Lemper juga sering dijadikan menu favorit dalam kotak kudapan di antara kue-kue tradisional lainnya.

Proses Membuat Lemper

Lemper didalam pembuatannya yaitu melalui berbagai tahapan-tahapan. Umumnya diawali dengan langkah membuat daging ayam cintang selanjutnya yaitu menanak beras ketan sampai matang, agar rasanya lebih gurih dan enak, beras ketan bisa ditambahkan dengan santan kelapa. Kemudian saat ketan telah matang lalu diletakkan ke wadah loyang cetakan, terus daging ayam yang tadi sudah dibuat cincang diletakkan di atas ketan pada loyang tadi. Kemudian nasi ketan yang tadi sudah berisi ayam cincang lalu dibungkus daun pisang dengan bentuk dibuat menyerupai lontong, namun biasanya agak pendek dan kecil. Selanjutnya dilakukan proses pengukusan hingga matang. 

Dalam penyajiannya, lemper yang sudah masak dan masih dibungkus daun pisang diiris-iris melintang sehingga daging ayam cincang bisa terlihat dan menambah daya tarik lemper itu sendiri, sedangkan untuk ketebalan irisannya disesuaikan selera. Namun ada juga yang penyajiannya dibuat utuh tanpa dicincang.

Namun saat ini pembuatan lemper juga sudah mengalami banyak vareasi.

Variasi Lemper

Anda jangan salah ya, ada makanan tradisional yang mirip dengan lemper dan merupakan vareasinya. 

Namanya adalah Arem-Arem, yaitu dibuat dengan menggunakan pelapis krep yang terbuat dari tepung, bumbu dan telur kemudian digoreng dan dikenal sebagai semar mendem. Orang mengenal pula dengan nama arem-arem yang menggunakan beras nasi dan bukan pakai beras ketan lagi.


A Nur
A Nur Mantan pegawai swasta yang saat ini memilih menjadi seorang blogger, youtuber, Conten Creator dan juga aktif sebagai wartawan online.